CARA MENGEMBALIKAN FILE YANG SUDAH DI HAPUS

            Karena file terhapus itu sebenarnya masih ada di alam harddisk, dengan
bantuan recovery software, mudah sekali mengembalikannya. Recovery software
mendeteksi file-file yang tidak memiliki pointer dan menampilkannya. Pada saat
sebuah file dikembalikan, recovery software akan membuat pointer di FAT milik sistem
operasi, sehingga sistem operasi mampu mendeteksi file itu lagi.
            Tak dijamin 100% sebuah file yang berukuran besar, karena sangat mungkin
tersimpan di sektor yang berbeda sehingga memiliki banyak pointer. Pada saat ia
dihapus, seluruh pointernya pun turut dihapus. Ketika file itu dikembalikan, ternyata
hasil pengembalian tidak sesuai dengan yang diharapkan. File itu tidak lengkap. Apa
yang terjadi? Apakah karena recovery software yang digunakan kurang baik? Bisa
saja, namun kemungkinan yang paling besar adalah harddisk sudah diisi oleh file baru.
          Pada saat file baru dimasukkan ke dalam harddisk, oleh sistem operasi, file itu akan
diletakkan di sektor yang dianggap kosong. Bisa saja sektor itu sesungguhnya berisi
bagian dari file besar yang tadi dikembalikan.
Nah, bagian yang tertimbun ini tak mampu dikembalikan. Penjelasan ini juga
menjawab pertanyaan mengapa file yang sudah lama terhapus tidak dapat diperoleh
kembali?
OK. Mudah-mudahan saja bermanfaat…
Download Recovery My File klik disini

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s